Ciri Selang Gas Rusak: Tanda Harus Diganti dan Cara Memeriksanya
Kenali ciri selang gas rusak, mulai dari retak, getas, hingga tanda kebocoran. Ketahui kapan selang LPG harus diganti dan cara menjaga keamanan dapur.
TIPS
Fauzan Nawawi
10/27/20266 min read


Cara Mengetahui Selang Gas Tidak Layak Pakai
Selang gas merupakan komponen penting yang menyalurkan LPG dari tabung menuju kompor. Kondisinya perlu diperiksa secara berkala karena kerusakan pada selang atau sambungannya dapat menyebabkan kebocoran gas dan meningkatkan risiko kebakaran.
Ciri selang gas rusak dapat terlihat dari permukaan yang retak, material yang mengeras atau getas, bagian yang menggelembung, serta kerusakan akibat tertekuk atau terjepit. Namun, tidak semua kerusakan dapat dikenali hanya dengan melihat bagian luar selang. Karena itu, pemeriksaan perlu dilakukan secara rutin dan penggantian harus mengikuti petunjuk produsen.
Jika tercium bau gas atau terdengar suara mendesis yang mencurigakan di sekitar selang, jangan menyalakan kompor untuk menguji penyebabnya. Hentikan penggunaan, jauhi area yang terdampak, dan hubungi penyedia LPG atau pihak yang kompeten dari lokasi aman.
Baca Juga : Cara Menghemat Gas LPG Saat Memasak Sehari-hari agar Lebih Efisien
1. Apa Saja Ciri Selang Gas Rusak?
Mengenali perubahan kondisi fisik selang membantu pengguna mengetahui kapan perlengkapan gas perlu diperiksa lebih lanjut. Berikut tanda-tanda yang tidak boleh diabaikan.
1. Permukaan Selang Gas Retak
Selang gas retak merupakan salah satu tanda bahwa material selang mungkin sudah mengalami penurunan kondisi. Retakan dapat muncul akibat penuaan material, paparan panas, tekanan dari benda lain, atau kondisi penyimpanan yang kurang tepat.
Retakan mungkin terlihat sebagai garis kecil pada permukaan. Meski tampak ringan, kerusakan tersebut tidak boleh dianggap aman karena dapat berkembang atau memengaruhi kemampuan selang menahan gas.
Jika ditemukan retakan, jangan menutupinya menggunakan isolasi, lem, atau bahan perekat lainnya. Cara tersebut bukan pengganti selang gas yang sesuai untuk penggunaan LPG.
Hentikan penggunaan sampai selang diganti dengan produk yang sesuai atau diperiksa oleh pihak kompeten. Jangan menunggu retakan membesar sebelum mengambil tindakan.
2. Selang Menjadi Keras dan Getas
Selang yang masih dalam kondisi baik harus memiliki karakteristik fisik sesuai spesifikasi produknya. Jika material yang semula elastis mulai terasa sangat keras, rapuh, atau mudah retak, kondisi tersebut dapat menandakan penuaan atau kerusakan.
Perubahan ini bisa terjadi akibat usia pemakaian, paparan panas, atau pengaruh lingkungan. Pada beberapa jenis selang, kerusakan bagian dalam tidak selalu terlihat dari permukaan luar.
Jangan menekuk atau meremas selang dengan kuat untuk menguji elastisitasnya. Pemeriksaan seperti itu justru dapat memperburuk kerusakan yang sudah ada.
Apabila selang menunjukkan tanda getas atau retak, selang LPG harus diganti sesuai spesifikasi dan petunjuk produsen. Pemeriksaan teknisi juga diperlukan jika kondisi selang meragukan.
3. Terdapat Bagian yang Menggelembung atau Berubah Bentuk
Perubahan bentuk seperti benjolan, penggelembungan, bagian yang mengempis secara tidak wajar, atau permukaan yang tampak terkelupas perlu diwaspadai.
Kondisi tersebut dapat menunjukkan bahwa struktur selang mengalami kerusakan atau tekanan yang tidak semestinya. Penyebab pastinya tidak dapat ditentukan hanya melalui pengamatan visual.
Jangan menusuk, menekan, atau mencoba mengembalikan bentuk selang seperti semula. Hindari pula menggunakan selang dengan bagian yang menggelembung meskipun belum tercium bau gas.
Hentikan penggunaan dan minta bantuan pihak kompeten untuk menentukan langkah penggantian yang aman.
4. Selang Tertekuk, Terjepit, atau Terkena Panas
Selang yang tertekuk tajam atau terjepit perabot dapur berisiko mengalami kerusakan dan gangguan aliran gas. Demikian pula, posisi yang terlalu dekat dengan sumber panas dapat mempercepat penurunan kondisi material.
Periksa apakah selang berada dalam jalur yang aman, tidak tertindih benda berat, tidak tertarik, dan tidak bersentuhan dengan permukaan kompor yang panas.
Jika ditemukan lekukan tajam atau bekas tekanan, jangan langsung menarik atau meluruskannya secara paksa. Periksa kondisi selang setelah sistem dalam keadaan aman dan dingin, tanpa membongkar sambungan sendiri.
Apabila terdapat kerusakan fisik, deformasi, atau bekas paparan panas yang meragukan, mintalah pemeriksaan dan penggantian oleh pihak kompeten.
5. Muncul Bau Gas di Sekitar Selang atau Sambungan
Bau khas LPG dapat menandakan kebocoran. Sumbernya mungkin berasal dari badan selang, ujung sambungan, regulator, katup tabung, atau komponen lain dalam sistem gas.
Oleh karena itu, bau gas tidak selalu membuktikan bahwa selang merupakan sumber masalah. Namun, kondisi ini harus diperlakukan sebagai potensi kebocoran sampai dinyatakan aman.
Jangan menyalakan kompor, menggunakan korek api, merokok, atau mengoperasikan sakelar listrik di area yang terdampak. Jika aman, buka pintu dan jendela secara manual tanpa menyalakan perangkat listrik. Segera jauhi lokasi dan hubungi penyedia LPG atau layanan darurat dari tempat yang aman.
Jangan mencoba mencari titik kebocoran menggunakan api, membongkar sambungan, atau melepas selang ketika kebocoran sedang berlangsung.
2. Berapa Lama Umur Pakai Selang Gas?
Tidak semua selang gas memiliki umur pakai yang sama. Masa penggunaan yang dianjurkan bergantung pada jenis material, spesifikasi produk, kondisi lingkungan, intensitas pemakaian, serta ketentuan produsen.
Karena itu, pengguna sebaiknya tidak mengandalkan satu angka tahun sebagai batas universal untuk semua selang LPG.
Periksa Label dan Petunjuk Produsen
Perhatikan informasi pada kemasan, badan selang, atau dokumen produk. Informasi yang tersedia dapat mencakup identitas produsen, jenis produk, nomor standar, kode produksi, serta tanggal pembuatan atau batas penggunaan apabila dicantumkan.
Jika terdapat ketentuan masa pakai atau jadwal penggantian, ikuti petunjuk tersebut. Bila informasi tidak tersedia atau sudah sulit dibaca, hubungi produsen atau penjual resmi untuk memperoleh keterangan yang sesuai dengan produk.
Selang yang belum mencapai batas usia pakai tetap harus diganti jika sudah menunjukkan kerusakan. Sebaliknya, selang yang tampak baik tidak otomatis aman digunakan melampaui masa pakai yang ditentukan produsennya.
Jangan Menunggu Sampai Selang Bocor
Penggantian sebaiknya dilakukan secara preventif ketika selang mencapai batas penggunaan yang ditentukan atau ditemukan kerusakan fisik.
Menunggu sampai muncul bau gas bukan cara yang tepat untuk menentukan kapan selang harus diganti. Kebocoran merupakan kondisi yang perlu segera ditangani, bukan tanda awal yang seharusnya dijadikan patokan penggantian.
Pemeriksaan berkala membantu menemukan kerusakan lebih awal, tetapi tidak dapat menjamin bahwa semua kebocoran akan terlihat dari luar.
3. Cara Memeriksa Kondisi Selang Gas dengan Aman
Pemeriksaan visual sederhana bisa dilakukan sebagai bagian dari perawatan rumah tangga. Namun, pemeriksaan ini hanya membantu mengenali kerusakan yang terlihat dan bukan pengganti pengujian kebocoran oleh pihak kompeten.
Langkah 1: Pastikan Kompor Tidak Digunakan
Sebelum melakukan pemeriksaan visual, matikan kompor dan pastikan area dalam kondisi aman. Jangan memulai pemeriksaan apabila sudah tercium bau gas atau terdengar desisan yang mencurigakan.
Dalam kondisi yang mengarah pada kebocoran, jangan mendekati sambungan untuk memeriksanya lebih lanjut. Utamakan menjauhi area dan meminta bantuan.
Langkah 2: Periksa Permukaan Selang
Amati bagian selang yang dapat dilihat tanpa memindahkan atau membongkar sambungan. Cari tanda retak, perubahan warna yang tidak biasa, bagian yang menggelembung, kerusakan permukaan, atau bekas paparan panas.
Jika selang dilapisi pelindung luar, jangan menganggap lapisan tersebut menjamin kondisi bagian dalam tetap baik. Kerusakan internal mungkin tidak dapat diketahui hanya melalui pemeriksaan visual.
Apabila ditemukan tanda kerusakan atau kondisi selang meragukan, jangan melanjutkan penggunaan hanya karena belum ada bau gas.
Langkah 3: Amati Jalur dan Posisi Selang
Pastikan jalur selang tidak terjepit, tertekuk tajam, tertarik, atau bersentuhan dengan sumber panas. Perhatikan juga apakah ada bagian yang tergencet oleh perabot dapur atau berisiko tergesek benda tajam.
Jangan menarik selang untuk menguji kekuatannya atau mengubah posisi sambungan secara paksa. Jika penataan ulang membutuhkan pelepasan komponen, mintalah bantuan pemasang atau teknisi yang kompeten.
Langkah 4: Perhatikan Sambungan Tanpa Membongkarnya
Amati apakah terdapat kerusakan yang terlihat pada bagian luar sambungan dan klem. Jangan mengencangkan atau melepas komponen secara sembarangan untuk memastikan apakah pemasangannya masih baik.
Jika sambungan tampak bergeser, rusak, atau tidak terpasang sebagaimana mestinya, hentikan penggunaan sampai diperiksa.
Pemeriksaan visual tidak dapat memastikan bahwa sambungan bebas kebocoran. Jika terdapat kecurigaan, jangan melakukan pengujian menggunakan api atau terus mencoba menyalakan kompor.
4. Bagaimana Memilih Selang LPG Pengganti yang Tepat?
Ketika selang LPG harus diganti, pilih produk yang secara khusus dirancang untuk penggunaan LPG dan sesuai dengan spesifikasi perangkat yang digunakan.
Perhatikan beberapa hal berikut.
Kesesuaian produk: Pastikan jenis selang sesuai untuk LPG rumah tangga serta kompatibel dengan regulator dan kompor.
Standar dan penandaan: Periksa identitas produsen, informasi produk, dan penandaan standar yang relevan. Badan Standardisasi Nasional mencantumkan SNI untuk selang karet kompor gas LPG, termasuk SNI 7213:2014, dan untuk selang termoplastik elastomer LPG, termasuk SNI 8022:2022.
Kondisi fisik: Pilih selang yang tidak retak, getas, berubah bentuk, atau mengalami kerusakan saat dibeli.
Petunjuk pemasangan: Pastikan produk disertai informasi penggunaan yang jelas dan dapat diikuti.
Sumber pembelian: Utamakan penjual tepercaya agar spesifikasi serta asal produk dapat ditelusuri.
Jangan memilih selang hanya berdasarkan harga atau tampilannya. Produk harus sesuai dengan kebutuhan penggunaan dan standar yang berlaku.
Pemasangan selang pengganti, termasuk penentuan sambungan dan penggunaan klem yang sesuai, sebaiknya mengikuti petunjuk produsen dan dilakukan oleh pihak kompeten apabila pengguna tidak memahami prosedurnya.
5. Kapan Harus Menghubungi Teknisi?
Pemeriksaan teknisi diperlukan apabila terdapat retakan, perubahan bentuk, material yang getas, kerusakan sambungan, atau kondisi yang membuat kelayakan selang diragukan.
Bantuan profesional juga diperlukan jika selang sudah melewati batas penggunaan yang ditentukan produsen atau informasi masa pakainya tidak dapat dipastikan.
Jika tercium bau LPG atau terdengar suara mendesis yang mencurigakan, jangan menunggu jadwal pemeriksaan. Hentikan penggunaan, hindari sumber penyalaan, jauhi area terdampak, dan hubungi penyedia LPG atau layanan darurat dari tempat aman.
Jangan mencoba memperbaiki selang menggunakan lem, isolasi, karet tambahan, atau sambungan buatan sendiri. Perbaikan seperti itu tidak menjamin kekedapan dan kekuatan selang untuk menyalurkan gas.
Keselamatan penggunaan LPG bergantung pada kondisi seluruh sistem, termasuk tabung, regulator, selang, sambungan, dan kompor. Jika salah satu komponen bermasalah, pemeriksaan perlu dilakukan sebelum sistem digunakan kembali.
Baca Juga : 3 Ciri Regulator Gas SNI Asli yang Aman untuk Kompor
Kesimpulan
Ciri selang gas rusak dapat berupa retakan, material yang mengeras atau getas, penggelembungan, perubahan bentuk, serta kerusakan akibat panas atau tekanan. Bau gas di sekitar selang juga harus diperlakukan sebagai kemungkinan kebocoran, meskipun sumbernya belum diketahui.
Periksa kondisi selang secara berkala, ikuti batas masa pakai dari produsen, dan gunakan produk pengganti yang sesuai standar. Jangan menambal selang atau membongkar sambungan sendiri. Jika ditemukan kerusakan atau dicurigai terjadi kebocoran, hentikan penggunaan dan minta bantuan pihak kompeten sebelum kompor digunakan kembali.
FAQ
1. Apa ciri selang gas yang sudah harus diganti?
Selang perlu diganti apabila ditemukan retakan, material getas, penggelembungan, perubahan bentuk, kerusakan akibat panas, atau tanda lain yang membuatnya tidak lagi layak digunakan. Ikuti juga batas masa pakai yang ditentukan produsen.
2. Berapa tahun sekali selang gas LPG harus diganti?
Tidak ada satu batas waktu universal yang berlaku untuk semua jenis selang. Perhatikan tanggal produksi, ketentuan masa pakai, dan petunjuk produsen. Jika selang mengalami kerusakan sebelum batas tersebut, penggantian tetap diperlukan.
3. Apa yang harus dilakukan jika selang gas diduga bocor?
Jangan menyalakan kompor, korek api, atau mengoperasikan sakelar listrik. Jika aman, buka pintu dan jendela secara manual, lalu jauhi area yang terdampak. Hubungi penyedia LPG atau layanan darurat dari lokasi aman dan jangan gunakan kembali sistem gas sebelum dinyatakan aman.